Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Internet & Media Sosial

Beranda / Internet & Media Sosial / 4 Kriteria Tampilan Website Profesional
4 Kriteria Tampilan Website Profesional
0 Komentar | Dibaca 131 kali
Tri Haryadi @talk
01 August 2017

Para pengunjung yang datang ke suatu website/situ dapat merasa nyaman, betah serta bisa menjelajah dan mendapatkan apa yang ia cari atau yang ia inginkan apabila website tersebut memiliki tampilan yang profesional sekaligus menarik dengan desain dan navigasi yang rapi dan apik. Namun sayangnya, tak semua orang dibekali dengan kemampuan dalam mendesain website dengan profesional sehingga terkadang kita mungkin akan memerlukan bantuan para tenaga ahli, seperti penyedia jasa pembuatan website profesional dan terpercaya. Ada beberapa hal penting yang menjadi kriteria tampilan website profesional. Berikut ini ulasannya:

1. Navigasi website haruslah intuitif.
Dalam suatu website, menu memegang peranan penting sebagai guide, yaitu yang mengarahkan pengunjung untuk memperoleh apa yang mereka cari atau mereka inginkan. Tata letak serta pemilihan desain menu tentu akan sangat berpengaruh. Suatu website profesional biasanya akan memiliki menu primer di bagian atas tampilan website, atau di bawah header dengan bar horizontal. Sedangkan untuk menu sekunder ditempatkan di bawah bar navigasi utama. Mengapa navigasi menu itu penting? Karena agar pengunjung tidak merasa kebingungan dan tidak segan mencari kembali apa yang mereka ingin peroleh.

2. Desain logo harus sederhana namun nampak profesional.
Untuk menambah kesan profesional dari suatu website, tentu website juga harus memiliki logo yang sederhana namun nampak profesional. Bisa dengan keunikan atau ciri khas yang dimilikinya. Logo merupakan bagian yang penting dan tidak boleh diabaikan sebab logo bisa menjadi reminder bagi para pengunjung. Semakin menarik dan berkelas desain logo, maka akan nampak seperti situs terpercaya dan pengunjung pun jadi lebih mudah mengingat. Hindari pemakaian logo yang terlalu ramai, tidak rapi dan nampak seperti asal-asalan membuatnya.

3. Manjakan mata pengunjung website.
Sebuah website yang nampak ramai atau terlalu padat misal dipenuhi dengan tulisan dengan ruang antar kalimat, antar paragraf dan antar tulisan yang terlalu dekat sehingga membuat mata jadi kebingungan dan cepat lelah. Begitu juga dengan warna-warna yang terlalu mencolok dan tidak sesuai dengan karakter dari perusahaan tersebut, misalkan website lembaga perbankan tentu kura