Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Mengenal Spesifikasi Pagar Pengaman Jalan Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan
Mengenal Spesifikasi Pagar Pengaman Jalan Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan
0 Komentar | Dibaca 306 kali
Ibu Tri @Anonimous
10 August 2017

Apakah kalian pernah mendengar “guardrail”? Guardrail adalah pagar di tepi jalan, tidak hanya sebatas pagar melainkan sebagai pengaman atau pembatas jalan. Pagar pengaman jalan ini sebagai alat keselamatan jalan yang terbuat dari baja lembaran yangg di buat/diforming dengan mesin cold-roll sampai menghasilkan beam baja profil atau disebut W-Beam. Ketebalan baja juga sudah diputuskan untuk hindarkan peluang terburuk untuk kendaraan yang menabraknya.

Pagar pengaman jalan ini dibentuk dengan ketebalan yang sudah ditentukan, yang mana dapat disesuaikan dengan pengaplikasian. Ketebalan tersebut diantaranya: 4,5 mm (tipe A), 5 mm (tipe B), 6 mm (tipe C), dengan pemasangan: semakin tebal guardrail maka dapat diaplikasikan pada jalan yang lebih ekstrim seperti area jurang, jalan tol dll. Lihat di sini untuk info pengaplikasian pagar pengaman jalan lebih lengkap. Dengan ketebalan itu, jadi beam akan lentur/flexible pada benturan keras dari kendaraan. Untuk kendaraan yang melintas pada jalan di perbukitan/tebing atau jalan yang menanjak dimana kontur tanah di sekitaran badan jalan itu lebih rendah atau bahkan curam.

Fungsi pagar pengaman jalan yakni untuk memperingatkan pengemudi akan juga ada bahaya (jurang) juga membuat perlindungan pemakai jalan biar tidak sampai terpelanting. Kebanyakan dipasang pada sebagian segi jalan menikung, baik ada jurang atau pun tidak. Dapat juga dipasang pada jalan lurus dimana pada bagian jalan ada jurang atau ada ketidaksamaan ketinggian dengan badan jalan yang dapat membahayakan pemakai jalan.

Spesifikasi teknisnya menunjuk pada Keputusan Menteri Perhubungan No KM 3 Th. 1993 Perihal Alat Pengendalian juga Pengaman Pemakai Jalan juga Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat No AJ. 409/1/1/DRJD/2007 tanggal 15 Januari 2007 perihal anjuran penyelenggaraan perabotan jalan di jalan Nasional.

Penampang melintang :

  • Tebal : 2, 67 mm
  • Lebar : 312 mm
  • Tebal lekukan : 83 mm
  • Jari-jari lekukan : 240 mm

Panjang lempengan :

  • Panjang keseluruhan lempengan : 4. 300 mm
  • Panjang efisien lempengan : 4. 000 mm

Lengan Lempengan Besi

Penampang melintang sama sesuai ukuran lempengan besi (beam). Penampang memanjang dengan ukuran sekurang-kurangnya :

  • Panjang keseluruhan : 725
  • Panjang efisien : 540 mm
  • Jari-jari lekukan luar : 240 mm
  • Jari-jari lekukan dalam : 580 mm
  • Tebal lekukan : 250 mm

Tiang penyangga (post) merupakan meruapakan satu tiang bersifat “letter U” yang tangguh dengan ketebalan penampang plat 4. 5 – 6 mm serta berguna untuk menegakkan serta memperkokoh berdirinya lempengan besi. Tiang penyangga mempuyai ukuran sekurang-kurangnya sebagaimana berikut :

  • Lebar : 180 mm
  • Ketebalan : 4, 5 – 6 mm
  • Panjang totoal : 1. 800 mm
  • Tiang efisien diatas permuakaan tanah kepada lempengan besi : 655 mm

Besi pengikat (blocking) adalah profil baja berbentuk “letter U” dengan ketebalan penampang plat minimal 6 mm, panjang 300 mm, lebar 180 mm dan ketebalan blocking 6 mm, yang berfungsi sebagai pengikat antar tiang penyangga dengan lempengan besi (beam).

 

 

 

Referensi :

http://hubdat.dephub.go.id/

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

SUPAJI ALATAS M.Pd

I’m a teacher at a junior high school (SMP I Tambak), English is my job subject at school, 15 years I've ...
Daftar Artikel Terkait :  7

Kategori

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0